Tidak Konvoi dan Coret Baju, Siswa MAN Selatpanjang Rayakan Kelulusan Dengan Berbagi Sembako

0

KEPULAUAN MERANTI, datariau.com – Ketika yang lain merayakan kelulusan dengan corat-coret, dengan konvoi atau pun dengan pesta pora tetapi lain halnya dengan Siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Selatpanjang, Kepulauan Meranti.
Mereka merayakan kelulusan dengan mengucap syukur dan menyebarkan kebahagian dengan orang-orang yang membutuhkan. Inilah salah satu cara merayakan karena adalah hari kelulusan bagi mereka yang sudah berjuang menempuh ujian dan belajar selama tiga tahun dibangku tingkat SLTA.
Dengan melakukan penggalangan dana, nyatanya para siswa bisa untuk membantu sesama dengan menyebarkan Sembako ditengah pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) ini.
"Syukuran kelulusan para siswa dari MAN Selatpanjang ini direalisasikan dengan pembagian Sembako untuk kaum Dhuafa dan masyarakat yang terdampak Covid-19. Penggalangan dana ini dilakukan selama seminggu oleh siswa dan partisipasi para guru," kata wakil Humas MAN Selatpanjang, Latifah Suci.(11/5/2020).
Dikatakan, syukuran dengan menyebarkan Sembako ini adalah inisiatif para siswa atas kelulusan mereka.
Menurut Latifah, semua siswa dinyatakan lulus 100 persen dengan total seluruhnya 142 orang dari dua jurusan, yaitu IPA dan IPS.
Dari donasi yang dikumpulkan para siswa berhasil menawarkan 20 paket Sembako kepada kaum Dhuafa dan masyarakat terdampak Covid-19 di dua Kecamatan, Tebingtinggi dan Tebingtinggi Barat.
"Ini murni dari inisiatif siswa karena bersyukur atas kelulusan mereka dan karena rasa sayang dengan sekolah yang sudah menjadi wadah untuk mereka menimba ilmu dan rasa sayang dengan majlis guru dan adik kelas mereka selama 3 tahun. Paket Sembako yang diberikan terdiri dari beras, minyak dan gula, karena mereka pikir inilah kebutuhan pokok yang sangat penting dalam rumah tangga," ujar Latifah.
Riski Kurniawan, salah satu siswa MAN Selatpanjang yang lulus mengatakan kalau ini adalah cara mereka menikmati kelulusan mereka dengan menyebarkan kepada sesama.
"Ini cara kami untuk menikmati suasana indah dan bahagianya ketika kami menerima pengumuman kelulusan. Maka kami berbagi kebahagiaan ini dengan orang yang masih membutuhkan bantuan, karena kami tidak ingin menghamburkan uang hanya untuk coretan atau pun berpesta pora, sedangkan masih banyak orang disekitar kita yang masih sangat membutuhkan, lebih lanjut Kami memberikan bantuan yang seadanya," ungkapnya.(Put)

Leave A Reply

Your email address will not be published.